Halaman

Senin, 23 Januari 2012

Tentang DDBMS

Database Terdistribusi  (DDBMS) ada lah kum pulan data yang digunakan bersama yang saling terhubung secara logic tetapi tersebar secara fisik pada suatu jaringan computer. sistem database terdistribusi  berisi kumpulan site  eksekusi transaksi  lokal (mengakses data pada satu site) & transaksi global (mengakses data pada site berbeda )

Fungsi dari DDBMS yaitu ada perkembangan modular dimana jika terjadi suatu ekspansi jaringan maka proses pembuatan infrastruktur tak akan mengganggu jalan operasional suatu data.

Ada tiga arsitektur yang digunakan pada paralel DBMS yaitu :
a. Penggunaan memory bersama ( share memory )
b. Penggunaan disk bersama ( share disk )
c. Penggunaan secara sendiri-sendiri ( share nothing )

KEUNTUNGAN:
• Merefleksikan pada bentuk dari struktur organisasinya


• Penggunaan bersama dan lokal otonomi


• Keberadaan data yang ditingkatkan

• Keandalan yang ditingkatkan


• Kinerja yang ditingkatkan


• Ekonomi

• Perkembangan modular



KERUGIAN

• Kompleksitas


• Biaya


• Keamanan


• Pengontrolan Integritas lebih sulit

Pertemuan 14 Sistem Berkas

Sistem berkas pada OS Windows

FAT16

FAT16 merupakan sistem berkas yang memakai batas unit alokasi sampai16-bit,  dapat menyimpan hingga 216 unit alokasi (65536 buah). batas kapasitas Sistem berkas ini  hingga ukuran 4 Gigabyte saja. Ukuran unit alokasi yang dipakai oleh FAT16 tergantung kepada kapasitas partisi yang akan diformat, jika ukuran partisi kurang dari 16 MB, maka Windows akan memakai sistem berkas FAT12, dan jika ukuran  lebih besar dari 16 MB, maka Windows akan memakai sistem berkas FAT16.


FAT32

FAT32 adalah versi sistem berkas FAT yang terbaru,  dikenalkan ketika Microsoft merilis Windows 95 OEM Service Release 2 (Windows 95 OSR2).
FAT32 menggunakan unit alokasi yg berukuran  lebih kecil diaripada dengan sistem berkas FAT12/FAT16, sehingga FAT32 lebih efisien saat diaplikasikan pada partisi yang ukurannya lebih besar dari pada 512 MB. Penghematan FAT32 dibandingkan dengan FAT16/FAT12 kira-kira sebesar 20% hingga 27%. Windows 98 memiliki tool yg dapat dipakai untuk mengkonvert partisi FAT16 ke FAT32 tanpa terjadi kehilangan data.

NTFS (New Technology File System) merupakan  sistem berkas yang dipasang oleh Microsoft pada keluarga sistem operasi Windows NT.
Desain Sistem berkas NTFS  sederhana tapi memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan  sistem berkas FAT.  beberapa fitur NTFS, antara lain pengaturan akses (access control) tentang siapa saja yang berhak mengakses sebuah berkas , mengatur penetapan kuota pengguna hard disk, kemampuan enkripsi,dan toleransi pada kesalahan (fault tolerance). Selain itu juga NTFS mempunyai fitur standart seperti  directory hashing, directory caching, penggunaan atribut direktori, dan atribut berkas . Salah satu keunggulan NTFS adalah bersifat extensible (dapat diperluas) dengan  cara menambahkan  fungsi  baru di dalam sistem operasi, tanpa  merombak desain secara keseluruhan (perombakan mungkin dapat dilakukan, tapi tidak dengan signifikan).



Sistem berkas pada UNIX dan turunannya

Ext 2 (2rd Extented)
EXT2 merupakan  file sistem yang ampuh yang dipakai di linux.  , File data pada EXT2 file sistem disimpan sebagai sebuah data blok. Data blok tersebut mempunyai ukuran panjang yang sama dan ukuran panjangnya bervariasi , panjang blok data  tersebut dibangun pada saat file sistem dibuat dengan syntax mk2fs. Jika ukuran data blok adalah 1024 bytes, maka file dengan ukuran lebih dari 1024 byte akan membutuhkan 2 blok. Ini berarti mennghamburhan setengah blok setiap file.




Ext 3 (3rd Extended)
EXT3 merupakan perbaikan dari EXT2 file sistem.
Keuntungann dari perbaukan adalah:

a. Bila terjadi kerusakan, atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck dapat membuat proses menjadi lama dan membuang waktu, apalagi untuk disk yang besar dan berisi banyak sekali data. Dalam proses ini,  tidak semua data dapat diakses.
 EXT3 tidak perlu lagi dilakukan pengecekan data bila terjadi kkerusakan sistem. EXT3 hanya mengecek bila rusak hardisknya, dan itu sangat jarang terjadi.

b.Integritas data
Memungkinkan adanya integritas bial terjadi kerusakan sistem, sehingga kita bisa memilih tipe proteksi data.

c.Kecepatan
EXT3 memeaksimalkan kinerja hardisk sehingga proses menjadi cepat.

d.Mudah dilakukan migrasi
Dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa  format ulang. 

Ext 4 (4rd Extended)
Ext4 dirilis  berawal dari kernel 2.6.28 secara komplit dan stabil. Distro yang secara default memiliki versi kernel itu ATAU LEBIH TINGGI otomatis system anda sudah berbentuk ext4
Konfersi EXT3 ke ext4 dapat dilakukan tanpa proses yang rumit.
Keuntungan yang bisa didapat ext4 dibanding ext3 adalah mempunyai pengalamatan 48-bit block
yang akan mempunyai 1EB = 1,048,576 TB ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum ukuran filenya.



Reiserfs
Reiserf merupakan file system yang sering dipakai oleh OS linux. Diperkenalkan dan dipelopori oleh Hans Reiser di Kernel linux edisi 2.4.1.pertama menggunakan sistem jurnal.
Reiserfs hampir mirip ext3, karena mempunyai fungsi journaling. . Reiserfs bisa mencapai maksimum file 8Tb dan maksimum volume 16 Tb. Jadi bisa dikatakan lebih cepat dibandingkan ext2 atau ext3.  File system ini merupakan standar yang digunakanSuse dan Linxpire. Selain itu Reiserfs dipakai sebagai default file system dari berbagai distro linux seperti Elive, Linspire, GoboLinux and Kurumin Linuxm,Xandros, Yoper, juga Suse yang kemudian berpindah ke ext3 pada 12 oktober 2006.

Pertemuan 13 Virtual Memory

Algoritma pengantian page acak

Mekanisme algoritma
Setiap terjadi page fault, page yang diganti dipilih secara acak.
Teknik ini tidak memakai informasi apapun dalam menentukan page yang diganti. Semua page di memori utama mempunyai bobot sama untuk dipilih. Teknik ini dapat memilih sembarang page, termasuk page yang sedang diacu (page yang seharusnya tidak diganti, pilihan terburuk).
Teknik ini sangat buruk, percobaan menunjukkan algoritma acak menimbulkan rate terjadinya page fault yang sangat tinggi.
Algoritma pengantian page Optimal

Algoritma ini adalah algoritma yang paling optimal sesuai namanya. Prinsip dari algoritma ini adalah mengganti halaman yang tidak akan terpakai lagi dalam waktu lama, sehingga efisiensi pergantian halaman meningkat (page fault yang terjadi berkurang) dan terbebas dari anomali Belady. Strategi ini akan menghasilkan jumlah page-fault paling sedikit. Algoritma ini memiliki page fault rate paling rendah di antara semua algoritma di semua kasus. Akan tetapi, optimal belum berarti sempurna karena algoritma ini ternyata sangat sulit untuk diterapkan. Sistem tidak dapat mengetahui halaman-halaman mana saja yang akan digunakan berikutnya. Pendekatan ini dapat dilakukan dengan simulasi. Tapi simulasi hanya spesifik untuk suatu program. Bila yang terbaik tak dimungkinkan, maka yang perlu dilakukan adalah berusaha mendekatinya. Algoritma penggantian page diusahakan kinerjanya mendekati optimal. Tiap algoritma penggantian page mengumpulkan dan memakai informasi untuk menentukan page yang diganti sehingga mendekati optimal.


Algoritma pengantian page NRU

Mekanisme algoritmanya
Pada algoritma ini, page diberi dua bit mencatat status page, bit R dan M, yaitu:
Bit R   : referenced (menyatakan page sedang diacu)
Bit R = 1 berarti sedang diacu
Bit R = 0 berarti tidak sedang diacu
Bit M  : modified (menyatakan page telah dimodifikasi)
Bit M = 1 berarti dimodifikasi
Bit M = 0 berarti tidak dimodifikasi
Dengan 2 bit, maka page-page dikelompokkan menjadi 4 kelas page, yaitu
Kelas 0 : Tidak sedang diacu, belum dimodifikasi (R=0, M=0)
Kelas 1 : Tidak sedang diacu, telah dimodifikasi (R=0, M=1)
Kelas 2 : Sedang diacu, belum dimodifikasi (R=1, M=0)
Kelas 3 : Sedang diacu, telah dimodifikasi (R=1, M=1)
Memilih mengganti page kelas bernomor terendah (bila terdapat page-page di kelas itu) secara acak.
Bila kelas tersebut kosong maka dipilih page di kelas lebih tinggi, dan seterusnya.
Algoritma ini mengasumsikan kelas-kelas bernomor lebih rendah akan baru akan digunakan kembali dalam waktu relatif lama.
Algoritma ini mudah dipahami dan diimplementasikan. Implementasi algoritma ini sangat efisien karena tak banyak langkah dalam pemilihan page. Algoritma ini memang tidak optimal, tapi dalam kondisi-kondisi normal telah memadai.


Algoritma pengantian page FIFO

Algoritma ini adalah algoritma yang paling sederhana. Prinsip dari algoritma ini adalah seperti prinsip antrian (antrian tak berprioritas), halaman yang masuk lebih dulu maka akan keluar lebih dulu juga. Algoritma ini menggunakan struktur data stack. Apabila tidak ada frame kosong saat terjadi page fault, maka korban yang dipilih adalah frame yang berada di stack paling bawah, yaitu halaman yang berada paling lama berada di memori. Dengan hanya informasi mengenai lama berada di memori, maka algoritma ini dapat memindahkan page yang sering digunakan. Boleh jadi page itu berada terus di memori karena selalu digunakan. Page itu karena mengikuti pola antrian berdasar lamanya berada di memori menjadi elemen terdepan, diganti, dan segera harus masuk kembali ke memori sehingga terjadi page fault kembali.


– Algoritma pengantian page Modifikasi FIFO






Algoritma pengantian page LRU

Ada beberapa cara untuk mengimplementasikan algoritma LRU. Tetapi, yang cukup terkenal ada 2, yaitu counter dan stack. Contoh algoritma di atas menggunakan stack.
Counter . Cara ini dilakukan dengan menggunakan counter atau logical clock. Setiap halaman memiliki nilai yang pada awalnya diinisialisasi dengan 0. Ketika mengakses ke suatu halaman baru, nilai pada clock di halaman tersebut akan bertambah 1. Semakin sering halaman itu diakses, semakin besar pula nilai counter-nya dan sebaliknya. Untuk melakukan hal itu dibutuhkan extra write ke memori. Selain berisi halaman-halaman yang sedang di-load, memori juga berisi tentang counter masing-masing halaman. Halaman yang diganti adalah halaman yang memiliki nilai clock terkecil, yaitu halaman yang paling jarang diakses. Kekurangan dari cara ini adalah memerlukan dukungan tambahan counter pada hardware.
Stack. Cara ini dilakukan dengan menggunakan stack yang menandakan halaman-halaman yang berada di memori. Setiap kali suatu halaman diakses, akan diletakkan di bagian paling atas stack. Apabila ada halaman yang perlu diganti, maka halaman yang berada di bagian paling bawah stack akan diganti sehingga setiap kali halaman baru diakses tidak perlu mencari kembali halaman yang akan diganti. Dibandingkan pengimplementasian dengan counter, cost untuk mengimplementasikan algoritma LRU dengan menggunakan stack akan lebih mahal karena seluruh isi stack harus di-update setiap kali mengakses halaman, sedangkan dengan counter, yang dirubah hanya counter halaman yang sedang diakses, tidak perlu mengubah counter dari semua halaman yang ada.